• Image and video hosting by TinyPic

    Perjalanan kali ini ke Gili Trawangan Lombok cukup menyenangkan dan membuat lelah. Karena kita melakukan perjalan ini hanya 1 hari tanpa menginap di Gili Trawangan dan langsung kembali pulang ke Pulau Bali.

  • Image and video hosting by TinyPic

    Bicara tentang tempat tujuan wisata di Pulau Bali gak akan pernah ada habisnya. Kekayaan serta keindahan alam yang maha indah di Pulau Dewata ini membuat para wisatawan lokal maupun mancanegara berdecak kagum melihat keindahan disetiap sudut pulau ini. Perjalanan saya kali ini adalah ke Air Terjun Sekumpul yang terletak di utara Pulau Bali

  • Pasir Putih, Pantai Pandawa . Membuat semua orang yang datang begitu terpesona melihat indah nya lukisan alam ini.

Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

ODT Goes To Gili Trawangan Lombok

Image and video hosting by TinyPic
Welcome To Gili Trawangan Lombok
Perjalanan kali ini ke Gili Trawangan Lombok sebenarnya tidak kita rencanakan dari hari sebelumnya alias dadakan. Niat hati sudah sepakat sebelumnya membuat janji bersama Iman dan Agung teman kerja ane, ingin pergi ke Sekumpul Waterfall di daerah Singaraja, Bali Tapi malam itu tanggal 30 September 2015 , Si Iman mendadak gak jadi ikut trip ke Sekumpul Waterfall.
Yasudah karena Si Iman gak jadi ikut, ane berdua dengan teman ane si Agung tetep jadi berangkat tapi bukan ke Sekumpul Waterfall melainkan ke Gili Trawangan Lombok
Minggu, 30 Agustus 2015
Malam itu setelah pulang kerja ane dan Si Agung berbicara di Mess tentang mau pergi kemana liburan besok yang cuma 1 hari aja, karena sebelumnya dia udah terlanjur ambil libur hari senin. Karena lokasi tempat tinggal kita ada di daerah Denpasar, Bali . Ane usul ke temen ane gimana kalo kita pergi ke Taman Nasional Baluran & Red Island di Banyuwangi. Tapi entah ada angin apa tujuan kita malam itu malah mau ke Gili Trawangan Lombok NTB, karena si Agung denger ada temen yang ngomongin Gili Trawangan. Ane pikir kalo ke sana gak cukup kalo cuma 1 hari aja, pasti cape diperjalanan doank. Tapi akhirnya ane setuju sama temen setelah bicara nanti kita di Gili Trawangan akan Diving juga disana.
Jam menunjukan pukul  23.00 WITA, kita berangkat menggunakan kuda besinya Agung dari daerah Denpasar menuju Pelabuhan Padang Bai yang berada di sisi timur pulau Bali
Map:
Image and video hosting by TinyPic
Tepat pukul 23.45 WITA, kita sampai di Pelabuhan Padang Bai. Sebelum melakukan penyebrangan kita beli cemilan dulu di warung sekitar pelabuhan buat nanti di Kapal. Harga tiket penyebrangan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar Lombok Rp 123.000
Tiket Penyeberangan:
Image and video hosting by TinyPic
Jam 00.30 WITA Kapal mulai berlayar menuju ke Lombok , gak banyak yang kita lakukan dilakukan didalam kapal selain menikmati indah nya terang bulang malam itu dan semilir angin laut yang cukup menusuk tulang dtemani sebatang rokok. Didalam kapal kita berkenalan dengan beberapa Mahasiswa Binus dari Jakarta yang akan melakukan ekspedi ke Flores & Pulau Komodo.
Map:
Image and video hosting by TinyPic
TS:
Image and video hosting by TinyPic
Senin, 1 September 2015
Selama kurang lebih 4 jam kapal berlayar, sampai juga kita di Pelabuhan Lembar Lombok sekitara jam setengah 5 pagi.Suasana kesibukan di Pelabuhan sudah terlihat ramai dimana banyak Truk" besar sedang mengantri keluar masuk ke dalam Kapal Ferry. Gak mau buang" waktu kita langsung berangkat menuju ke kota Mataram. Diperjalanan menuju kota Mataram, kita sempatkan diri untuk menunaikan kewajiban Sholat Subuh di Mushola POM Bensin sambil istirahat sejenak memejamkan mata . Menurut si Agung, tujuan kita sekarang ke Dermaga Bangsal. Dengan rute melalui Senggigi di sisi barat pulau Lombok. Perjalanan yang hanya butuh waktu sekitar 90 Menit dari Pelabuhan Lembar.
Map:
Image and video hosting by TinyPic
Jalan yang harus kita lewati menuju lokasi bisa dibilang bagus beraspal mulus gan, tapi tentu berliku liku naik turun bukit disekitar pesisir pantai senggigi. Pesona keindahan alam Pulau Lombok mulai terasa mendamaikan hati dan menyejukan mata. Sejauh mata memandang hanya ada pohon kelapa yang tersusun rapi di pesisir pantai, deruh suara ombak, semilir angin berhembus dengan background hamparan lautan luas. Tepat jam setengah 7 WITA kita berhenti sejenak di sekitar Pantai Vulkanik Nipah, istirahat menanti datang nya sinar matahari yang mulai memberikan sinarnya.
TS:
Agung:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Suasana jalan pagi itu masih sangat sepi gan, belum banyak kendaraan yang lalulalang. Jadi maklum aja kalo perjalanan kesini hanya butuh waktu 45 menit dari Pelabuhan Lembar.
Suasana Jalan Pagi Itu:
Image and video hosting by TinyPic
Oke, selesai foto" kita lanjutkan perjalanan lagi ke Dermaga Bangsal, masih tetap melalui jalanan berbukit disekitar pesisir pantai. Kita sampai di Dermaga Bangsal sekitar jam 7 Pagi WITA, dari sini kita akan menyebrang ke Gili Trawangan, tapi sebelumnya kita harus menitipkan motor dulu dirumah warga sekitar dermaga. Biaya parkir Motor hanya 5 Ribu aja. Dari Dermaga Bangsal kita bisa menuju ke 3 Gili yaitu Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan. Harga tiket penyebrangan ke Gili Trawangan Rp 15.000 dan Tiket Masuk Kawasan Gili Trawangan Rp 2.000 / Orang dengan total Rp 38.000 untuk 2 orang.
Tiket:
Image and video hosting by TinyPic
Karena penyebrangan baru akan berangkat pukul setengah 8 , kita berdua sempatkan sarapan & ngopi dulu diwarung sekitar dermaga. Harga Nasi bungkus disini cukup murah gan hanya Rp 6.000 / Bungkus dengan porsi yang lumayan banyak. Total sarapan pagi itu Rp 23.000 aja. Gak lupa juga kita beli Sunglass, untuk menjaga mata dari teriknya sinar matahari dan tentunya untuk menambah kegantengan kita berdua. Suara petugas dermaga lewat pengeras suara sudah terdengar memberitahu penumpang bahwa Kapal penyebrangan ke Gili Trawangan akan segera berangkat. FYI Kapal tidak akan berangkat jika kouta penumpang belum terpenuhi. Penyebrangan ke Gili Trawangan hanya butuh 30 menit aja gan.
Dermaga Bangsal:
Image and video hosting by TinyPic
Sarapan Pagi:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Welcome To Gili Trawangan Lombok
Akhirnya setelah perjalanan 8 jam yang melelahkan dari Denpasar, Bali sampai juga kita berdua ditempat tujuan Gili Trawangan. Ini pertama kalinya ane main ke Gili Trawangan gan , decak kagum ketika bisa berlibur ke salah satu tempat yang indah di Lombok bagian barat. Oya ini adalah salah satu tempat tujuan para turis mancanegara, bisa dilihat disekitar lokasi banyak turis mancanegara yang berlibur disini:malus
TS:
Image and video hosting by TinyPic
Agung:
Image and video hosting by TinyPic
Wisatawan Mancanegara:
Image and video hosting by TinyPic
Kapal Berlabuh:
Image and video hosting by TinyPic
Pagi itu aktifitas sekitar Gili Trawangan cukup ramai oleh para wisawatan yang baru saja tiba ke disini atau yang ingin kembali ke Dermaga Bangsal. Disini terilihat banyak sekali cafe dan resort di Gili Trawangan. Inilah salah satu keunggulan di Gili Trawangan gan dimana tidak ada kendaraan bermotor yang beroperasi disini sebagai ganti nya jika kita ingin mengelilingi Gili Trawangan bisa dengan menyewa sepeda , naik delman atau jalan kaki seperti yang ane lakukan bersama temen ane si agung. Kita berdua mengelilingi pulau kecil ini dengan berjalan kaki. Lumayan cape gan kalo jalan kaki.  But its okay yang penting bisa traveling :D
Traveling:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Karena tujuan kita disini ingin Snorkling melihat indah nya alam bawah laut jadi kita mampir dulu kesebuah tempat penyewaan Alat Snorkling yang banyak disekiar jalan. Untuk harga sewa 1 Alat Snorkling dan 2 life jacket Rp 70.000 , ane hanya sewa 1 alat snorkling karena si agung punya alat jadi dia perlu sewa lagi. Cari spot yang bagus , akhirnya kita berenang dan snorkling dipinggir pantai yang gak banyak kapal" bersandar . Tapi sayang kondisi terumbu karang nya saat ane snorkling kurang bagus gan.
Agung:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
TS:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Selesai main air kita langsung lanjut untuk keliling daerah sini gan, melewati aeral kebun pohin kelapa milik warga sekitar dan kita juga melewati tempat pemakaman warga sekitar :takuts Gak terasa waktu udah menunjukan jam 11.30 WITA, kita pun kembali ke tempat penyewaan pelampung dan disni ane coba snorkling lagi. Ternyata alam bawah laut disni lebih bagus dari tempat yang pertama. Banyak terumbu karang dan berbagai macam ikan disini.
TS:
Image and video hosting by TinyPic
Suasana Pantai:
Image and video hosting by TinyPic
Terlihat banyak sekali wisatawan mancanegara yang sedang berjemur dibawah teriknya matahari siang itu sambil membaca buku ataupun yang sedang bermain disekitar pantai. Waktu sudah menunjukan jam 12.30 WITA, selesai sudah bermain dan menikmati indah nya Gili Trawangan . Kembalikan alat snorkling yang kita sewa, kitapun langsung bergegas pulang menuju ke Dermaga Bangsal. Harga tiket pulang Rp 30.000 (Untuk 2 Orang). Sampai di Dermaga Bangsal kita mandi dan istirahat disekitar warung di Dermaga. Biaya toilet Rp 10.000 (Untuk 2 Orang) _________Good Bye Gili Trawangan
Back To Bangsal:
Image and video hosting by TinyPic
Back To Denpasar, Bali
Dari Dermaga Bangsal kita bersiap melanjutkan perjalan pulang ke Denpasar, Bali . Rencana sebelumnya kita berdua ingin melanjutkan perjalanan ke Pulau Pink tapi karena sudah terlalu cape dan waktu juga sudah hampir sore kita batalkan rencana pergi kesana. Diperjalanan kita singgah disebuah masjid untuk melaksanakan kewajiban dan lanjut lagi ke Pantai Vulkanik Nipah untuk sekedar mengabadikan foto karena pemandangan saat itu bagus banget gan.
Pantai Vulkanik Nipah:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Perjalanan pulang dari Bangsal ke Mataram lancar jaya masih dengan suasana pesisir pantai yang khas. Dimana saat itu kondisi jalan masih sepi.
Kondisi Jalan Pulang:
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Sekitar jam 16.00 WITA kita sampai dikota Mataram dan kembali singgah ketempat teman yang kebetulan ada disana.Istirahat isi tenaga kita makan disebuah warung dengan harga Rp 20.000 untuk 2 orang. Jam 17.00 WITA,kita pamit melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Lembar, sampai di Pelabuhan Lembar sekitar jam 18.00 WITA. Beli tiket penyebrangan menuju Pelabuhan Padang Bai dengan harga Rp 123.000 per Motor
Pelabuhan Lembar:
Image and video hosting by TinyPic
Sekitar jam 19.00 WITA kapal baru berlayar menuju Pelabuhan Padang Bai. Suasana di dalam kapal terlihat sepi penumpang. Didalam kapal ane istirahat tidur memulihkan tenaga setelah seharian puas jalan" di Lombok. Seharusnya kapal berlabuh di Padang Bai sekitar jam 23.00 WITA tapi entah kenapa saat mulau mendekati pelabuhan kapal malah berhenti dan terombang ambing ditengah laut hampir 1 jam , membuat ane jadi mabok laut gan
Suasana Dalam Kapal:
Image and video hosting by TinyPic
Akhirnya setelah terombang ambing ditengah laut, kapal pun berlabuh di Pelabuhan Padang Bai. Tepat jam 24.00 WITA kita langsung melanjutkan perjalanan pulang. Alhamdulillah akhirnya sampai kembali di Denpasar sekitar jam 00.30 dengan selamat. Perjalanan yang melelahkan sekaligus menyenangkan. Semoga dilain hari nanti ane bisa berkunjung lagi ke Lombok menjelajah setiap sudut keindahan daerah itu.

Rincian Biaya Selama Perjalanan

Beli Snack = Rp 46.000
Tiket Kapal Ferry (Berangkat) = Rp 123.000 / Motor
Sarapan = Rp 23.000
Tiket Penyebrangan ke Gili Trawangan = Rp 15.000 x 2 Orang = Rp 30.000
Tiket Masuk Kawasan Gili Trawangan = Rp 2.000 x 2 Orang = Rp 4.000
Beli Sunglas = Rp 25.000 x 2 Orang = Rp 50.000
Sewa Alat Snorkling & 2 Pelampung = Rp 70.000
Tiket Penyebrangan ke Dermaga Bangsal = Rp 15.000 x 2 Orang = Rp 30.000
Bensin Motor = Rp 100.000
Makan = 20.000

Total = Rp 623.000 : 2 Orang = Rp 311.500 / Orang

Selasa, 24 September 2013

Camping di Pulau Pari , Kepulauan Seribu

Trip ini berawal dari ide saya dan teman teman sekantor yang kala itu sedang stress karena masalah pekerjaan kantor yang menumpuk. Sebenarnya saya sendiri ingin mengajak temen temen sekantor buat mendaki Gunung Gede , tapi karena banyak yang tidak setuju terpaksa ajakan saya untuk mendaki dibatalkan. Ya jadilah tujuan kita pergi ke sebuah pulau di Kepulauan Seribu yaitu Pulau Pari :)
Pulau yang berada masih di daerah DKI Jakarta ini cukup menarik untuk dikunjungi .
Setelah deal tentang tujuan perjalanan , kita sepakat untuk di Camping disana alias tidak menggunakan fasilitas home stay yang menurut teman teman biaya home stay disana cukup mahal sekitar 400rb semalam.
Kita berangakat menuju Pulau Pari hanya bertiga aja loh.

Jum'at 30 Agustus 2013
Setelah pulang kerja , Ali teman kantor saya menginap dirumah saya karena rumah dia yang lumayan jauh jika berangkat langsung dari rumah  menuju dermaga.
jam 10 malam kita berdua mempersiapkan logistik serta peralatan apa aja yang nanti diperlukan selama camping disana.

Sabtu 31 Agustus 2013
Jam menunjukan pukul 4 pagi , segera saya bangunkan Ali untuk segera bangun dan beres beres sambil menunggu adzan subuh. Tak lupa kita berdua sarapan dulu sebelum berangkat biar nanti ngga mabok laut saat perjalan menyebrang ke Pulau Pari . hehhe
Setelah selesai sholat subuh, kita berdua jalan menuju jalan raya Matraman, dari sini kita naik Taksi Burung Biru menuju Dermaga Muara Angke, tapi sebelum lanjut ke Dermaga Muara Angke kita menjemput teman saya si Fajar yang sudah setia menunggu kita hampir setengah jam di Halte Jembatan Merah (Sorry Yaa Gan ) Sekitar 45 perjalanan akhir nya kita beritga sampai di tempat tujuan Dermaga Muara Angke .
Pagi itu suasana dermaga sudah ramai oleh para wisatawan yang mau menyeberang ke Pulau Pulau lain.
Oya langsung kita membeli tiket kapal tujuan Pulau Pari sebesar Rp.35000/ Orang, sebelum membeli tiket pastikan sobat menyebutkan Pulau tujuan. Nanti setelah kita membeli tiket, kita langsung diantar oleh petugas menuju kapal. Jadwal keberangkatan kapal dibagi menjadi 2 , pertama Jam 7 pagi dan Jam 12 siang.
cuaca pagi setelah hujan

Tepat jam 7:30 teng , kapal mulai berlayar meninggalkan dermaga . Begitu banyaknya sampah sampah yang berada disekitar dermaga membuat aroma yang kurang sedap dan yang pasti dermaga menjadi kotor , sungguh disayangkan. Dalam perjalanan menuju Pulau Pari kita melewati 3 warna air laut , yaitu Hitam -> Hijau -> Biru. Cuaca saat penyebrangan sangat cerah , matahari ngga segan segan memancarkan cahaya nya, membuat teman teman saya tidur terlelap saat perjalanan .
Mulai meninggalkan dermaga muara angke
Setelah hampir lebih 2 jam perlajalanan kita terombang ambing dilautan lepas , akhirnya sampai juga saya dan teman teman tepat pukul 10 pagi, kita pun langsung disambut oleh hembusan angin yang semilir seakan akan memberi sambutan kepada kita serta air laut yang sungguh jernih, beda sekali dengan air laut yang saya lihat saat di dermaga muara angke. Lanjut, setelah sampai kita pun langsung mencari spot di pantai yang sepi hanya untuk sekedar istirahat dan masak masak :D
Pantai yang kami singgahi sangat sepi , tapi sampah yang terdampar banyak banget mulai dari tas, sepatu, hingga kasur kapuk ada dibibir pantai ini .
Bukan pantai pasir perawan

Fajar & Ali Persiapan sebelum masak
Disini kejadian lucu terjadi , dimana kita semua belum pada bisa bangun tenda . Alhasil tenda yang kita buat tidak sempurna dan membutuhkan waktu lama sekitar 1 jam lebih cuma untuk bangun tenda doank . hahahaha , ketika saya sedang asik menyantap makanan yang telah kita buat tadi tiba tiba se ekor biawak lewat dihadapan kita . Langsung aja kita semua pada kaget, gak mau terjadi apa apa kita langsung packing barang lagi buat menuju Pantai Pasir Perawan . Bener bener into the wild banget dah . hahaha gila masa ada biawak di Pulau Pari .
Inilah yang ditunggu tunggu, sekitar jam 3 siang kita samapi di Pantai Pasir Perawan. Hal yang ada dibenak saya saat melihat pantai pasir perawan adalah ngga sangka ternyata ada tempat seindah ini di DKI Jakarta. Oya sob untuk masuk kedalam lokasi Pantai Pasir Perawan kita dikenakan retribusi sebesar Rp.3500/Orang dan untuk biaya Camp dikenakan tarif Rp.10000Rb/Malam. Gak mau berlama lama lagi akhirnya kita langsung menuju Camping Ground, tempat dimana kita bisa mendirikan tenda kita . Berhubung waktu itu weekend, saya sudah melihat beberapa tenda yang sudah berdiri.
Pantai Pasir Perawan

My Base Camp Pantai Pasir Perawan
Tak terasa waktu sudah beranjak senja, matahari pun kembali tenggelam dalam peraduan. Menikmati sunset di sini cukup indah pemanandangan nya. Setelah selesai menikmati sunset , kita pun masuk ke dalam tenda karena angin diluar cukup kencang . Makan dan minum kopi dipinggir pantai ditemani deruan ombak dan angin membuat suasana saat itu sangat menyenangkan. Jam 10 malam saya yang kegerahan tidur di dalam tenda memilih untuk keluar dan tidur menggunakan Sleeping Bag beralaskan matras diluar tenda . Benar benar pemandangan malam hari yang sangat indah , dimana saya dapat melihat banyak bintang berkelap kelip dilangit.

Minggu 1 September 2013
Gigitan kepeting membangunan saya dari dalam mimpi,   baru kali ini saya tidur dibangunin sama kepiting , hhaha sakit . tapi but its ok . Air laut di bibir pantai menjadi surut saat malam hari, mungkin inilah yang membuat para kepiting pada keluar dan menggigit saya. Setelah bangun , saya langsung kembali ke dalam tenda ternyata teman teman saya udah pada bangun juga. Siapin kamera, sekarang waktu nya kita hunting sunrise.
Sunrise Pantai Pasir Perawan
Mengintip Sunrise Tendangan Matahari
Jam 8 pagi kita packing persiapan untuk kembali ke Dermaga Muara angke , tidak lupa sampah di bersihkan dan dibuang ditempat sampah yang telah disediakan. Sambil menunggu kapal tiba saya dan teman teman mampir sebentar untuk belanja souvenir khas Pulau Pari :)
Tepat pukul 10 pagi kapal tiba dan kita kembali lagi menuju Dermaga Muara Angke , sampai muara angke sekitar jam 12 siang. Dan kita pulang menggunakan angkot B01 dilanjut naik Transjakarta dari Halte Pluit. Sekian catatan perjalanan dari saya , mohon maaf apabila dalam penulisan dan susunan katanya masih berantakan :)
  
Rincian Biaya Selama Menuju Pulau Pari
Taksi dari Matraman - Dermaga Muara Angke = Rp. 60000 / 3 Org = Rp.20000
Tiket Kapal Menuju Pulau Pari (PP) = Rp. 70000
Biaya Retribusi Masuk Pantai Pasir Perawan = Rp. 3500
Biaya Retribusi Mendirikan Tenda = Rp. 10000
Biaya MCK = Rp. 3000 (Mandi)
Angkot B-01 = Rp. 5000
Busway = Rp. 3500
Total Biaya = Rp. 115000